Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Alaq : Ayat 3

Tafsir As-Sa'di
"Bacalah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang mencipta-kan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan pena. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. Ketahuilah! Sesung-guhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup. Sesungguhnya hanya kepada Rabbmulah kembali(mu). Bagaimana pendapatmu tentang orang yang mela-rang seorang hamba ketika dia mengerjakan shalat, bagaimana pendapatmu jika orang yang dilarang itu berada di atas kebenaran, atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah). Bagaimana penda-patmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling? Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya? Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka. Maka biarkanlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya), kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah, sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Allah)." (Al-'Alaq: 1-19).

(3-5) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ ٱقۡرَأۡ وَرَبُّكَ ٱلۡأَكۡرَمُ ﴿ "Bacalah, dan Rabbmulah Yang Paling Pemurah," yakni Yang banyak dan luas sifatNya, sangat pemurah dan baik, luas dermaNya yang di antara-nya adalah mengajarkan berbagai macam ilmu dan ﴾ عَلَّمَ بِٱلۡقَلَمِ 4 عَلَّمَ ٱلۡإِنسَٰنَ مَا لَمۡ يَعۡلَمۡ 5 ﴿ "mengajar (manusia) dengan perantaraan pena. Dia mengajar-kan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya," Allah سبحانه وتعالى mengeluar-kan manusia dari perut ibunya dalam keadaan tidak mengetahui apa pun dan Allah سبحانه وتعالى membuatkan pendengaran, penglihatan dan hati serta mempermudah baginya sebab-sebab ilmu. Allah سبحانه وتعالى me-ngajarkan al-Qur`an, al-Hikmah (hadits) dan mengajarkan melalui perantara pena yang dengannya berbagai ilmu terpelihara, hak-hak terjaga, dan menjadi utusan-utusan untuk manusia sebagai peng-ganti bahasa lisan mereka. Segala puji dan karunia hanya milik Allah سبحانه وتعالى semata yang diberikan pada para hambaNya yang tidak mampu mereka balas dan syukuri. Kemudian Allah سبحانه وتعالى menganu-gerahkan kecukupan dan keluasan rizki kepada mereka.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di