Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Yusuf : Ayat 41

"Dan bersama dengannya, masuk pula ke dalam penjara dua orang pemuda. Berkatalah salah seorang di antara keduanya, 'Se-sungguhnya aku bermimpi, bahwa aku memeras anggur.' Dan yang lainnya berkata, 'Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku membawa roti di atas kepalaku, sebagiannya dimakan burung.' Berikanlah kepada kami ta'birnya; sesungguhnya kami memandang kamu termasuk orang-orang yang pandai (mena'birkan mimpi). Yusuf berkata, 'Tidaklah disampaikan kepada kamu berdua makanan yang akan diberikan kepadamu, melainkan aku telah dapat mene-rangkan jenis makanan itu, sebelum makanan itu sampai kepada-mu. Yang demikian itu adalah sebagian dari apa yang diajarkan kepadaku oleh Rabbku. Sesungguhnya aku telah meninggalkan agama orang-orang yang tidak beriman kepada Allah, sedang me-reka ingkar kepada Hari Kemudian. Dan aku mengikuti agama bapak-bapakku yaitu Ibrahim, Ishak, dan Ya'qub. Tiadalah patut bagi kami (para Nabi) mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Allah. Yang demikian itu adalah dari karunia Allah kepada kami dan kepada manusia (seluruhnya), tetapi kebanyakan manusia itu tidak mensyukuri(Nya). Hai kedua penghuni penjara, manakah yang baik tuhan-tuhan yang bermacam-macam itu ataukah Allah Yang Maha Esa lagi Mahaperkasa? Kamu tidak menyembah yang selain Allah kecuali hanya (menyembah) nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu membuat-buatnya. Allah tidak menurunkan suatu keterangan pun tentang nama-nama itu. Keputusan itu ha-nyalah kepunyaan Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah melainkan kepadaNya. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. [Hai kedua peng-huni penjara, 'Adapun salah seorang di antara kamu berdua, akan memberi minum tuannya dengan khamar; adapun yang seorang lagi maka ia akan disalib, lalu burung memakan sebagian dari kepala-nya. Telah diputuskan perkara yang kamu berdua menanyakannya (kepadaku)']."[6] (Yusuf: 36-41).
Tafsir As-Sa'di
(41) Kemudian, beliau عليه السلام mulai menakwilkan mimpi me-reka berdua yang sebelumnya telah beliau janjikan. Beliau berkata, ﴾ يَٰصَٰحِبَيِ ٱلسِّجۡنِ أَمَّآ أَحَدُكُمَا ﴿ "Hai kedua penghuni penjara, 'Adapun salah seorang di antara kamu berdua'," yaitu orang yang melihat dirinya memeras anggur, ia akan bebas dari penjara dan memberi minum ﴾ رَبَّهُۥ خَمۡرٗاۖ ﴿ "tuannya dengan khamar" maksudnya ia akan memberikan minuman kepada tuannya yang ia layani berupa minuman khamar. Ini adalah konsekuensi atas kebebasannya dari penjara. ﴾ وَأَمَّا ٱلۡأٓخَرُ ﴿ "Adapun yang seorang lagi", yaitu orang yang bermimpi dirinya me-manggul roti di atas kepalanya, kemudian seekor burung memakan sebagian roti itu ﴾ فَيُصۡلَبُ فَتَأۡكُلُ ٱلطَّيۡرُ مِن رَّأۡسِهِۦۚ ﴿ "maka ia akan disalib, lalu burung memakan sebagian dari kepalanya", Yusuf menakwilkan roti yang dimakan oleh burung dengan daging kepalanya, dan seisinya termasuk otaknya juga. Ia tidak dikubur dan tidak disembunyikan dari jangkauan burung-burung. Justru disalib dan ditempatkan di sebuah tempat, di mana burung-burung bisa leluasa mematukinya. Kemudian Yusuf mengabarkan bahwa hasil penakwilan mimpi ini yang ia sebutkan, pasti akan terjadi. Ia berkata, ﴾ قُضِيَ ٱلۡأَمۡرُ ٱلَّذِي فِيهِ تَسۡتَفۡتِيَانِ ﴿ "Telah diputuskan perkara yang kamu berdua menanyakannya (kepada-ku)", yaitu perkara yang kalian berdua menanyakan tentang takwil dan penjelasannya.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di