Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
An-Nahl : Ayat 76
"Dan mereka menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak dapat memberikan rizki kepada mereka sedikit pun dari langit dan bumi, dan tidak berkuasa (sedikit pun). Maka janganlah kamu meng-adakan sekutu-sekutu bagi Allah. Sesungguhnya Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. Allah membuat perumpamaan de-ngan seorang hamba sahaya yang dimiliki yang tidak dapat ber-tindak terhadap sesuatu pun dan seorang yang Kami beri rizki yang baik dari Kami, lalu dia menafkahkan sebagian dari rizki itu secara sembunyi dan secara terang-terangan. Adakah mereka itu sama? Segala puji hanya bagi Allah. Tetapi kebanyakan mereka tidak me-ngetahui. Dan Allah membuat (pula) perumpamaan dua orang le-laki yang seorang bisu, tidak dapat berbuat sesuatu pun, dan dia menjadi beban atas penanggungnya, ke mana saja ia disuruh oleh penanggungnya itu, niscaya dia tidak dapat mendatangkan suatu kebajikan pun. Samakah orang itu dengan orang yang menyuruh berbuat keadilan, dan dia berada pula di atas jalan yang lurus?" (An-Nahl: 73-76).
Tafsir As-Sa'di
(76) Perumpamaan kedua; yaitu permisalan ﴾ رَّجُلَيۡنِ أَحَدُهُمَآ أَبۡكَمُ ﴿ "dua orang lelaki yang seorang bisu," tidak dapat mendengar lagi tidak dapat berbicara, ﴾ لَا يَقۡدِرُ عَلَىٰ شَيۡءٖ ﴿ "tidak dapat berbuat sesuatu pun," per-buatan yang sedikit maupun yang banyak ﴾ وَهُوَ كَلٌّ عَلَىٰ مَوۡلَىٰهُ ﴿ "dan dia menjadi beban atas penanggungnya," sang tuan justru melayaninya, ia tidak mampu mengurus diri sendiri, mempunyai kekurangan dalam setiap aspek. Apakah sama orang ini dengan ﴾ يَأۡمُرُ بِٱلۡعَدۡلِ وَهُوَ عَلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ ﴿ "orang yang menyuruh berbuat keadilan dan dia berada di jalan yang lurus," ucapan-ucapannya adil dan perbuatan-perbuat-annya lurus. Sebagaimana dua orang ini tidak sama, maka tidak sama pula obyek yang disembah selain Allah, padahal ia tidak mampu berbuat sesuatu untuk memenuhi kemaslahatan-kemaslahat-annya. Kalau bukan karena bantuan dari Allah, niscaya dia tidak bisa melakukan apa pun, tidak bisa menjadi penyetara maupun tandingan bagi Dzat yang tidak berbicara melainkan dengan kebenar-an dan tidak berbuat melainkan perbuatan yang terpuji.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di