Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Kahf : Ayat 42

"Dan mengapa kamu tidak mengucapkan tatkala memasuki kebunmu, 'Sungguh atas kehendak Allah (semua ini terwujud)! Tidak ada kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah.' Sekira-nya kamu menganggapku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan, maka mudah-mudahan Rabbku, akan memberi kepada-ku (kebun) yang lebih baik daripada kebunmu (ini); dan mudah-mudahan Dia mengirimkan ketentuan (petir) dari langit kepada kebunmu, hingga (kebun itu) menjadi tanah yang licin; atau airnya menjadi surut ke dalam tanah, maka sekali-kali kamu tidak dapat menemukannya lagi.' Dan harta kekayaannya dibinasakan, lalu dia membolak-balikkan kedua tangannya (tanda menyesal) ter-hadap sesuatu yang telah dia belanjakan untuk itu, sedang pohon anggur itu roboh bersama para-paranya, dan dia berkata, 'Aduhai kiranya dulu aku tidak mempersekutukan seorang pun dengan Rabbku.' Dan tidak ada baginya segolongan pun yang menolong-nya selain Allah; dan sekali-kali dia tidak dapat membela dirinya. Di sana pertolongan itu hanya dari Allah yang Haq. Dia adalah sebaik-baik Pemberi pahala dan sebaik-baik Pemberi balasan." (AL-Kahfi : 39-44).
Tafsir As-Sa'di
(42) Maka Allah mengabulkan doanya ﴾ وَأُحِيطَ بِثَمَرِهِۦ ﴿ "dan harta kekayaannya dibinasakan," maksudnya, siksaan yang merata telah menimpanya dan memusnahkannya, sehingga tidak ada yang tersisa sedikit pun. (Maka) azab yang menimpa buah-buahan secara keseluruhan, berarti semua pepohonan, buah-buahan dan sawah ludes. Lalu dia pun amat menyesal dan sangat berduka cita ﴾ فَأَصۡبَحَ يُقَلِّبُ كَفَّيۡهِ عَلَىٰ مَآ أَنفَقَ فِيهَا ﴿ "lalu dia membolak-balikkan kedua tangannya (tanda menyesal) terhadap sesuatu yang telah ia belanjakan untuk itu," maksud-nya, (menyesal) karena ia telah banyak membelanjakan (modal) duniawi untuk kebun tersebut, sementara ia (sekarang) telah sirna dan lenyap, hingga tidak tersisa cadangan penggantinya. Maka, dia juga menyesal atas kesyirikan dan sifat keburukannya. Oleh karena itu, Allah berfirman, ﴾ وَيَقُولُ يَٰلَيۡتَنِي لَمۡ أُشۡرِكۡ بِرَبِّيٓ أَحَدٗا 42 ﴿ "Dia berkata, 'Aduhai kiranya dulu aku tidak mempersekutukan seorang pun dengan Rabbku'."
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di