Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Maryam : Ayat 20
"Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam al-Qur`an, yaitu ketika dia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur maka dia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka, lalu Kami mengutus ruh Kami kepadanya, maka dia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata, 'Sesungguhnya aku berlindung darimu kepada Dzat Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa.' Ia (Jibril) berkata, 'Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Rabbmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci.' Maryam berkata, 'Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusia pun menyentuhku, dan aku bukan (pula) seorang pezina!' Jibril berkata, 'Demikianlah.' Rabbmu berfirman, 'Hal itu adalah mudah bagiKu, dan agar Kami dapat menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami, dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan'." (Maryam: 6-21).
Tafsir As-Sa'di
(20) Maryam merasa keheranan berkaitan dengan kelahiran seorang anak tanpa memiliki bapak. Maryam mengatakan ﴾ أَنَّىٰ يَكُونُ لِي غُلَٰمٞ وَلَمۡ يَمۡسَسۡنِي بَشَرٞ وَلَمۡ أَكُ بَغِيّٗا 20 ﴿ "Bagaimana bisa aku memiliki seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah ada seorang manusia pun menyen-tuhku, dan aku bukan (pula) seorang pezina," padahal seorang anak tidak akan terlahir tanpa proses itu.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di