Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Maryam : Ayat 32

"Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata, 'Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.' Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang penjahat, dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina.' Maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata, 'Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan.' Isa berkata, 'Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku al-Kitab (Injil), dan Dia menjadikanku seorang nabi, dan Dia men-jadikanku seorang yang berbakti di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup, dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikanku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejah-teraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali'." (Maryam: 27-33).
Tafsir As-Sa'di
(32) Allah juga memerintahkan kepadaku agar berbakti kepada ibuku. Maka aku melakukan sikap yang terbaik kepadanya. Aku mengerjakan buat ibuku apa yang sudah semestinya dilaku-kan, karena kemuliaan dan keutamaannya, dan juga karena dia adalah seorang ibu yang memiliki hak (yang muncul atas) kelahiran dan hak-hak penyertanya. ﴾ وَلَمۡ يَجۡعَلۡنِي جَبَّارٗا ﴿ "Dan Dia tidak menjadi-kanku seorang yang sombong," maksudnya sombong kepada Allah dan kepada para hamba Allah ﴾ شَقِيّٗا 32 ﴿ "lagi celaka," di dunia atau akhirat. Allah tidak menjadikanku seperti itu. Namun, menjadikan-ku sebagai orang yang taat kepadaNya, tunduk, khusyu dan me-rendahkan diri kepada para hamba Allah, bahagia di dunia dan akhirat, aku dan orang yang mengikutiku.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di