Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Maryam : Ayat 33
"Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata, 'Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.' Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang penjahat, dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina.' Maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata, 'Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan.' Isa berkata, 'Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku al-Kitab (Injil), dan Dia menjadikanku seorang nabi, dan Dia men-jadikanku seorang yang berbakti di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup, dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikanku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejah-teraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali'." (Maryam: 27-33).
Tafsir As-Sa'di
(33) Sesudah tercapai kesempurnaan dan perilaku-perilaku terpuji baginya, dia mengatakan, ﴾ وَٱلسَّلَٰمُ عَلَيَّ يَوۡمَ وُلِدتُّ وَيَوۡمَ أَمُوتُ وَيَوۡمَ أُبۡعَثُ حَيّٗا 33 ﴿ "Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali," maksudnya lantaran karunia Rabbku dan kemurahan-Nya, telah terwujud keselamatan bagiku dari kejahatan setan dan siksa pada hari kelahiranku, hari kematianku dan Hari Kebangkitan-ku. Ini menunjukkan bahwa Isa selamat dari kengerian-kengerian dan tempat orang-orang jahat (neraka), bahkan dia termasuk peng-huni surga. Ini merupakan mukjizat yang luar biasa dan bukti yang terang bahwa dia itu adalah benar-benar utusan Allah dan hamba Allah.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di