Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Maryam : Ayat 62
"Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsu-nya, maka kelak mereka akan menemui kesesatan. Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan beramal shalih, maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikit pun. Yaitu surga 'Adn yang telah dijanjikan oleh Dzat Yang Maha Pemurah kepada hamba-hambaNya, dengan (cara) ghaib. Sesung-guhnya janji Allah itu pasti akan ditepati. Mereka tidak mende-ngar perkataan yang tak berguna di dalam surga, kecuali ucapan salam. Mereka mendapatkan rizkinya di surga itu tiap-tiap pagi dan petang. Itulah surga yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertakwa." (Maryam: 59-63).
Tafsir As-Sa'di
(62) ﴾ لَّا يَسۡمَعُونَ فِيهَا لَغۡوًا ﴿ "Mereka tidak mendengar perkataan yang tak berguna di dalam surga," yaitu ucapan sia-sia yang tidak berguna sama sekali, dan juga tidak mendengar ucapan yang mengakibat-kan dosa. Mereka tidak pernah mendengar cercaan, umpatan, dan perkataan yang mengandung maksiat kepada Allah serta perkataan yang mengeruhkan hati ﴾ إِلَّا سَلَٰمٗاۖ ﴿ "kecuali ucapan salam," maksudnya [kecuali] perkataan-perkataan yang terhindar dari segala aib berupa dzikrullah, penghormatan, ungkapan suka cita, kabar gembira, lontaran ucapan yang baik antara sesama kawan, mendengar pem-bicaraan ar-Rahman, dan suara-suara yang merdu dari para bida-dari, malaikat dan anak-anak kecil, nada-nada berdendang, serta suara-suara yang lembut. Karena memang tempat itu adalah Darussalam (tempat keselamatan). Maka, tidak ada sesuatu pun di sana kecuali keselamatan yang sempurna dari segala sudut aspek. ﴾ وَلَهُمۡ رِزۡقُهُمۡ فِيهَا بُكۡرَةٗ وَعَشِيّٗا 62 ﴿ "Mereka mendapatkan rizkinya di surga itu tiap-tiap pagi dan petang," maksudnya limpahan rizki mereka berupa makanan, minuman serta beraneka ragam kenikmatan, berkesinam-bungan terus-menerus di mana pun mereka minta, dan kapan pun mereka inginkan. Dan di antara bentuk kesempurnaan rizki, kenik-matan, serta kebaikan surga adalah keberadaannya (yang selalu siap sedia) pada waktu-waktu tertentu "pagi dan petang," supaya kenikmatan-kenikmatan itu betul-betul dirasa besar keberadaannya dan fungsi kemanfaatannya pun lebih maksimal.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di