Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Baqara : Ayat 251
"Apakah kamu tidak memperhatikan pemuka-pemuka Bani Israil sesudah Nabi Musa ketika mereka berkata kepada seorang Nabi mereka, 'Angkatlah untuk kami seorang raja supaya kami berperang (di bawah pimpinannya) di jalan Allah.' Nabi mereka menjawab, 'Mungkin sekali jika kamu nanti diwajibkan berperang, kamu tidak akan berperang.' Mereka menjawab, 'Mengapa kami tidak mau berperang di jalan Allah, padahal sesungguhnya kami telah diusir dari kampung halaman kami dan dari anak-anak kami.' Maka tatkala perang itu diwajibkan atas mereka, mereka pun berpaling, kecuali beberapa orang saja di antara mereka. Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang zhalim. Nabi mereka mengatakan kepada mereka, 'Sesungguhnya Allah telah mengang-kat Thalut menjadi rajamu.' Mereka menjawab, 'Bagaimana Thalut memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya sedang dia pun tidak diberi kekayaan yang cukup banyak?' Nabi (mereka) berkata, 'Sesungguhnya Allah telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa.' Allah memberikan pemerin-tahan kepada siapa yang dikehendakiNya, dan Allah Mahaluas pemberianNya lagi Maha Mengetahui. Dan Nabi mereka juga mengatakan kepada mereka, 'Sesungguhnya tanda ia akan menjadi raja, ialah kembalinya Tabut kepadamu, di dalamnya terdapat keterangan dari Rabbmu dan sisa dari peninggalan keluarga Musa dan keluarga Harun; Tabut itu dibawa oleh malaikat. Sesungguh-nya pada yang demikian itu terdapat tanda bagimu, jika kamu orang yang beriman.' Maka tatkala Thalut keluar membawa tentaranya, ia berkata, 'Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan suatu sungai, maka siapa di antara kamu meminum airnya, ia bukanlah pengikutku. Dan barangsiapa tidak meminumnya, kecuali menceduk seceduk tangan, maka ia adalah pengikutku.' Kemudian mereka meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka. Maka tatkala Thalut dan orang-orang yang beriman ber-sama dia telah menyeberangi sungai itu, orang-orang yang telah minum berkata, 'Tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya.' Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah berkata, 'Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.' Tatkala Jalut dan tentaranya telah tampak oleh mereka, mereka pun berdoa, 'Ya Rabb kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang yang kafir.' Mereka (tentara Thalut) mengalahkan tentara Jalut dengan izin Allah dan (dalam peperangan itu) Dawud membunuh Jalut, kemudian Allah memberikan kepadanya (Dawud) pemerintahan dan hikmah (sesudah meninggalnya Thalut) dan mengajarkan kepadanya apa yang dikehendakiNya. Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian manusia dengan seba-gian yang lain, pasti rusaklah bumi ini. Tetapi Allah mempunyai karunia (yang dicurahkan) atas semesta alam. Itu adalah ayat-ayat Allah. Kami bacakan kepadamu dengan haq (benar) dan se-sungguhnya kamu benar-benar salah seorang di antara nabi-nabi yang diutus." (Al-Baqarah: 246-252).
Tafsir As-Sa'di
(251) ﴾ وَقَتَلَ دَاوُۥدُ ﴿ "Dan Dawud membunuh", shalawat dan salam atasnya, ﴾ جَالُوتَ ﴿ "Jalut." Dengan demikian mereka mem-peroleh kemenangan dan pembelaan atas musuh-musuh mereka, ﴾ وَءَاتَىٰهُ ٱللَّهُ ﴿ "kemudian Allah memberikan kepadanya", yakni kepada Dawud, ﴾ ٱلۡمُلۡكَ وَٱلۡحِكۡمَةَ ﴿ "pemerintahan dan hikmah" kenabian dan pengetahuan yang berguna dan Allah memberikan kepadanya hikmah dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan.
Kemudian Allah تعالى menjelaskan tentang manfaat berjihad seraya berfirman, ﴾ وَلَوۡلَا دَفۡعُ ٱللَّهِ ٱلنَّاسَ بَعۡضَهُم بِبَعۡضٖ لَّفَسَدَتِ ٱلۡأَرۡضُ ﴿ "Sean-dainya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian umat manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini," dengan dikuasai oleh orang-orang kafir lagi jahat serta pelaku keburukan dan kerusakan. ﴾ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ ذُو فَضۡلٍ عَلَى ٱلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "Tetapi Allah mempunyai karunia (yang dicurahkan) atas semesta alam," di mana Allah bersikap lemah lembut terhadap kaum Mukminin, membela mereka dan Agama mereka dengan apa yang disyariatkanNya dan ditakdirkanNya, dan ketika Allah menerangkan tentang kisah ini, maka Allah ber-firman kepada RasulNya ﷺ;
Kemudian Allah تعالى menjelaskan tentang manfaat berjihad seraya berfirman, ﴾ وَلَوۡلَا دَفۡعُ ٱللَّهِ ٱلنَّاسَ بَعۡضَهُم بِبَعۡضٖ لَّفَسَدَتِ ٱلۡأَرۡضُ ﴿ "Sean-dainya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian umat manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini," dengan dikuasai oleh orang-orang kafir lagi jahat serta pelaku keburukan dan kerusakan. ﴾ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ ذُو فَضۡلٍ عَلَى ٱلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "Tetapi Allah mempunyai karunia (yang dicurahkan) atas semesta alam," di mana Allah bersikap lemah lembut terhadap kaum Mukminin, membela mereka dan Agama mereka dengan apa yang disyariatkanNya dan ditakdirkanNya, dan ketika Allah menerangkan tentang kisah ini, maka Allah ber-firman kepada RasulNya ﷺ;
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di