Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Muminun : Ayat 48
"Kemudian Kami utus Musa dan saudaranya Harun dengan membawa tanda-tanda (Kebesaran) Kami dan bukti yang nyata, kepada Fir'aun dan pembesar-pembesar kaumnya, maka mereka ini takabur dan mereka adalah orang-orang yang sombong. Dan mereka berkata, 'Apakah (patut) kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita (juga), padahal kaum mereka (Bani Israil) adalah orang-orang yang menghambakan diri kepada kita?' Maka (tetaplah) mereka mendustakan keduanya, sebab itu mereka terma-suk orang-orang yang dibinasakan. Dan sesungguhnya telah Kami berikan al-Kitab (Taurat) kepada Musa, agar mereka (Bani Israil) mendapat petunjuk." (Al-Mu`minun: 45-49).
Tafsir As-Sa'di
(48) Sudah dapat dimengerti, bahwa ungkapan semacam itu tidak bisa dipakai untuk menolak kebenaran. Ucapan itu (hanyalah) bentuk pendustaan dan penentangan. Karenanya, Allah berfirman, ﴾ فَكَذَّبُوهُمَا فَكَانُواْ مِنَ ٱلۡمُهۡلَكِينَ 48 ﴿ "Maka (tetaplah) mereka mendustakan ke-duanya, sebab itulah mereka termasuk orang-orang yang dibinasakan," dengan tenggelam di lautan, sementara Bani Isra`il menyaksikan peristiwa itu.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di