Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Sad : Ayat 26

"Dan adakah sampai kepadamu berita orang-orang yang berperkara ketika mereka memanjat pagar di mihrab? Ketika me-reka masuk kepada Dawud lalu ia terkejut karena mereka. Mereka berkata, 'Janganlah kamu merasa takut; kami adalah dua orang yang berperkara yang salah seorang dari kami berbuat zhalim ke-pada yang lain; maka berilah keputusan antara kami dengan haq (adil) dan janganlah kamu menyimpang dari kebenaran dan tunjuki-lah kami ke jalan yang lurus. Sesungguhnya saudaraku ini mem-punyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina dan aku mem-punyai seekor saja. Maka ia berkata, 'Serahkanlah kambingmu itu kepadaku dan dia mengalahkan aku dalam perdebatan.' Dawud berkata, 'Sesungguhnya dia telah berbuat zhalim kepadapmu de-ngan meminta kambingmu itu untuk ditambahkan kepada kam-bingnya. Dan sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang berserikat itu sebagian mereka berbuat zhalim kepada sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang shalih; dan amat sedikitlah mereka ini.' Dan Dawud mengetahui bahwa Kami mengujinya; maka ia meminta ampun kepada Rabbnya lalu menyungkur sujud dan bertaubat. Maka Kami ampuni baginya kesalahannya itu. Dan sesungguhnya dia mem-punyai kedudukan dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik. Hai Dawud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah di muka bumi, maka berilah keputusan di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan." (Shad: 21-26).
Tafsir As-Sa'di
(26) ﴾ يَٰدَاوُۥدُ إِنَّا جَعَلۡنَٰكَ خَلِيفَةٗ فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Hai Dawud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah di muka bumi," di sana engkau mene-rapkan berbagai persoalan agama dan dunia, ﴾ فَٱحۡكُم بَيۡنَ ٱلنَّاسِ بِٱلۡحَقِّ ﴿ "maka berilah keputusan di antara manusia dengan haq." Maksudnya, dengan adil.
Hal ini tidak mungkin dapat beliau lakukan kecuali dengan ilmu pengetahuan tentang yang wajib, pengetahuan tentang realita dan kemampuan menegakkan yang haq, ﴾ وَلَا تَتَّبِعِ ٱلۡهَوَىٰ ﴿ "dan jangan-lah kamu mengikuti hawa nafsu," seperti lebih condong kepada sese-orang karena adanya hubungan keluarga, atau hubungan persaha-batan, rasa cinta atau rasa tidak suka kepada yang lain. ﴾ فَيُضِلَّكَ ﴿ "Karena ia akan menyesatkan kamu," maksudnya, hawa nafsu,﴾ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِۚ ﴿ "dari jalan Allah," dan mengeluarkanmu dari jalan yang lurus.
﴾ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَضِلُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ﴿ "Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah," terutama orang-orang yang berbuat sengaja di antara mereka, ﴾ لَهُمۡ عَذَابٞ شَدِيدُۢ بِمَا نَسُواْ يَوۡمَ ٱلۡحِسَابِ ﴿ "akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan." Kalau saja mereka meng-ingatnya dan ada rasa takut di dalam hati mereka, tentu mereka tidak condong bersama hawa nafsu yang menyesatkan tersebut.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di