Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Ma'ida : Ayat 22

"Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya, 'Hai kaumku, ingatlah nikmat Allah atasmu ketika Dia mengangkat nabi-nabi di antaramu, dan dijadikanNya kamu orang-orang mer-deka, dan diberikanNya kepadamu apa yang belum pernah diberi-kanNya kepada seorang pun di antara umat-umat yang lain. Hai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentu-kan Allah bagimu, dan janganlah kamu lari ke belakang (karena kamu takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi.' Mereka berkata, 'Hai Musa, sesungguhnya di dalam negeri itu ada orang-orang yang gagah perkasa, sesungguhnya kami sekali-kali tidak akan memasukinya sebelum mereka keluar darinya. Jika mereka keluar darinya, pasti kami akan memasukinya.' Berkata-lah dua orang di antara orang-orang yang takut (kepada Allah) yang Allah telah memberi nikmat atas keduanya, 'Serbulah mereka me-lalui pintu gerbang (kota) itu, maka bila kamu memasukinya, niscaya kamu akan menang. Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakal, jika kamu benar-benar orang yang beriman.' Mereka berkata, 'Hai Musa, kami sekali-kali tidak akan mema-sukinya selama-lamanya, selagi mereka ada di dalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Rabbmu, dan berperanglah kamu ber-dua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja.' Musa berkata, 'Ya Rabbku, aku tidak menguasai kecuali diriku sendiri dan saudaraku. Sebab itu pisahkanlah antara kami dengan orang-orang yang fasik itu.' Allah berfirman, '(Jika demikian), maka se-sungguhnya negeri itu diharamkan atas mereka selama empat puluh tahun, (selama itu) mereka akan berputar-putar kebingungan di bumi. Maka janganlah kamu bersedih hati (memikirkan nasib) orang-orang yang fasik itu'." (Al-Ma`idah: 20-26).
Tafsir As-Sa'di
(22) Mereka menjawab dengan jawaban yang menunjukkan lemahnya jiwa-jiwa mereka, kepicikan dan ketidakpedulian mereka terhadap perintah Allah dan RasulNya, ﴾ يَٰمُوسَىٰٓ إِنَّ فِيهَا قَوۡمٗا جَبَّارِينَ ﴿ "Hai Musa, sesungguhnya di dalam negeri itu terdapat orang-orang gagah perkasa," yakni, orang-orang yang sangat kuat lagi berani, inilah yang menghalangi kami untuk masuk ke dalamnya,﴾ وَإِنَّا لَن نَّدۡخُلَهَا حَتَّىٰ يَخۡرُجُواْ مِنۡهَا فَإِن يَخۡرُجُواْ مِنۡهَا فَإِنَّا دَٰخِلُونَ ﴿ "sesungguhnya kami sekali-kali tidak akan memasukinya sebelum mereka keluar darinya. Jika mereka keluar darinya, pasti kami akan memasukinya." Ini adalah sifat pengecut dan tak punya keyakinan, karena jika tidak, seandainya mereka sedikit memiliki kesadaran, niscaya mereka akan tahu bahwa me-reka itu adalah manusia biasa, dan bahwa orang yang kuat adalah orang yang telah Allah bantu dengan kekuatan dari sisiNya, karena tiada daya dan kekuatan kecuali karena Allah, dan niscaya mereka akan tahu bahwa mereka akan menang atas musuh mereka, karena Allah telah menjanjikan itu kepada mereka secara khusus.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di