Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Ma'ida : Ayat 43
"Hai Rasul, hendaknya janganlah kamu disedihkan oleh orang-orang yang bersegera (memperlihatkan) kekafirannya, yaitu di antara orang-orang yang mengatakan dengan mulut mereka, 'Kami telah beriman,' padahal hati mereka belum beriman, dan (juga) di antara orang-orang Yahudi. (Orang-orang Yahudi itu) amat suka mendengar (berita-berita) bohong dan amat suka mendengar perka-taan-perkataan orang lain yang belum pernah datang kepadamu, mereka merubah perkataan-perkataan (Taurat) dari tempat-tempat-nya. Mereka mengatakan, 'Jika diberikan ini (yang sudah dirubah-rubah oleh mereka) kepada kamu, maka terimalah, dan jika kamu diberi yang bukan ini, maka hati-hatilah.' Barangsiapa yang Allah menghendaki kesesatannya, maka sekali-kali kamu tidak akan mampu menolak sesuatu pun (yang datang) dari Allah. Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak menyucikan hati mereka. Mereka beroleh kehinaan di dunia dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar. Mereka itu adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong, banyak memakan yang haram. Jika mereka (orang Yahudi) datang kepadamu (untuk meminta putusan), maka putuskanlah (perkara itu) di antara mereka, atau berpaling-lah dari mereka, jika kamu berpaling dari mereka, maka mereka tidak akan memberi mudarat kepadamu sedikit pun. Dan jika kamu memutuskan perkara mereka, maka putuskanlah (perkara itu) di antara mereka dengan adil, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil. Dan bagaimanakah mereka mengangkatmu men-jadi hakim mereka, padahal mereka mempunyai Taurat yang di dalamnya (ada) hukum Allah, kemudian mereka berpaling sesudah itu (dari putusanmu)? Dan mereka sungguh-sungguh bukan orang yang beriman. Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab Taurat, di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerahkan diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperin-tahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepadaKu. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayatKu dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak me-mutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir." (Al-Ma`idah: 41-44).
Tafsir As-Sa'di
(43) Kemudian Allah berfirman heran terhadap mereka, ﴾ وَكَيۡفَ يُحَكِّمُونَكَ وَعِندَهُمُ ٱلتَّوۡرَىٰةُ فِيهَا حُكۡمُ ٱللَّهِ ثُمَّ يَتَوَلَّوۡنَ مِنۢ بَعۡدِ ذَٰلِكَۚ وَمَآ أُوْلَٰٓئِكَ بِٱلۡمُؤۡمِنِينَ ﴿ "Dan bagaimanakah mereka mengangkatmu menjadi hakim mereka, pada-hal mereka mempunyai Taurat yang di dalamnya (ada) hukum Allah, kemudian mereka berpaling sesudah itu (dari putusanmu)? Dan mereka sungguh-sungguh bukan orang yang beriman." Seandainya mereka itu beriman, melakukan apa yang menjadi konsekuensi dan tuntutan iman, niscaya mereka tidak akan berpaling dari hukum Allah yang ada dalam Taurat yang mereka miliki kecuali mungkin mereka mendapatkan sesuatu padamu yang sesuai dengan hawa nafsu mereka. Dan manakala kamu menghukum mereka dengan hukum Allah yang cocok dengan hukum mereka, mereka juga tidak mau, justru mereka berpaling darinya dan tidak rela padanya.
Allah berfirman, ﴾ وَمَآ أُوْلَٰٓئِكَ ﴿ "Mereka itu sungguh bukan," yaitu, orang-orang yang dengan perbuatan seperti ini, bukanlah orang-orang yang beriman. Maksudnya, ini bukan perilaku orang-orang yang beriman, mereka tidak layak menyandang Iman, karena me-reka menjadikan hawa nafsu mereka sebagai tuhan dan menja-dikan hukum iman mengekori hawa nafsu mereka.
Allah berfirman, ﴾ وَمَآ أُوْلَٰٓئِكَ ﴿ "Mereka itu sungguh bukan," yaitu, orang-orang yang dengan perbuatan seperti ini, bukanlah orang-orang yang beriman. Maksudnya, ini bukan perilaku orang-orang yang beriman, mereka tidak layak menyandang Iman, karena me-reka menjadikan hawa nafsu mereka sebagai tuhan dan menja-dikan hukum iman mengekori hawa nafsu mereka.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di