Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-An'am : Ayat 104
"Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka bohong (dengan mengatakan), 'Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan,' tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan. Mahasuci Allah dan Mahatinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan. Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai istri. Dia menciptakan segala sesuatu, dan Dia mengetahui segala sesuatu. (Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah, Tuhan kamu, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) kecuali Dia, Pen-cipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia, dan Dia adalah Peme-lihara segala sesuatu, Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu, dan Dia-lah Yang Mahahalus lagi Maha Mengetahui. Sesungguhnya telah datang dari Tuhanmu bukti-bukti yang terang, maka barangsiapa melihat (kebenaran itu), maka (manfaatnya) bagi dirinya sendiri, dan barangsiapa buta (tidak melihat kebenaran itu), maka kemu-daratannya kembali kepadanya. Dan aku (Muhammad) sekali-kali bukanlah pemelihara(mu)." (Al-An'am: 100-104).
Tafsir As-Sa'di
(104) ﴾ قَدۡ جَآءَكُم بَصَآئِرُ مِن رَّبِّكُمۡۖ فَمَنۡ أَبۡصَرَ فَلِنَفۡسِهِۦۖ وَمَنۡ عَمِيَ فَعَلَيۡهَاۚ وَمَآ أَنَا۠ عَلَيۡكُم بِحَفِيظٖ ﴿ "Sungguh bukti-bukti yang terang telah datang dari Rabbmu, maka barangsiapa melihat (kebenaran itu), maka (manfaatnya) bagi dirinya sendiri, dan barangsiapa buta (tidak melihat kebenaran itu), maka kemu-daratannya kembali kepadanya. Dan aku (maksudnya Muhammad) sekali-kali bukanlah pemeliharamu." Manakala Allah menjelaskan ayat-ayat yang jelas dan bukti-bukti yang nyata yang menunjukkan kepada kebenaran dalam seluruh tuntutan dan tujuan, maka Dia mengingat-kan hamba-hambaNya terhadapnya dan Dia menyatakan bahwa petunjuk dan kesesatan mereka adalah untuk mereka sendiri. Dia berfirman, ﴾ قَدۡ جَآءَكُم بَصَآئِرُ مِن رَّبِّكُمۡۖ ﴿ "Sungguh telah datang dari Tuhanmu bukti-bukti yang terang." Maksudnya, ayat-ayat yang menjelaskan kebenaran dan menjadikannya di dalam hati seperti matahari bagi mata karena sesuatu yang dikandungnya, berupa kefasihan dan kegamblangan ditambah dengan kesesuaiannya dengan makna-makna yang mulia dan hakikat-hakikat yang indah karena ia datang dari Tuhan yang mengatur makhluk dengan seluruh nikmatNya, lahir dan batin di mana yang paling utama dan paling berharga adalah penjelasan ayat-ayat dan keterangan tentang persoalan-persoalan yang dibutuhkan.
﴾ فَمَنۡ أَبۡصَرَ ﴿ "Maka barangsiapa melihat (kebenaran itu)," maksud-nya dengan ayat-ayat itu tempat-tempat pelajaran dan beramal dengan sesuatu yang ditunjukkannya, ﴾ فَلِنَفۡسِهِۦۖ ﴿ "maka (manfaatnya) bagi dirinya sendiri." Karena Allah adalah Dzat Yang Mahakaya lagi Maha Terpuji. Dan barangsiapa buta, dia ditunjukkan, akan tetapi ia tidak membuka matanya, diperingatkan tetapi tidak mengindah-kan, dijelaskan kebenaran kepadanya akan tetapi dia menolak tun-duk dan mengikutinya, maka mudarat kebutaan itu menimpa dirinya sendiri. Katakanlah wahai Rasul, ﴾ وَمَآ أَنَا۠ ﴿ "Dan aku bukanlah," yakni, Rasulullah ﷺ ﴾ عَلَيۡكُم بِحَفِيظٖ ﴿ "pemelihara(mu)." Maksudnya, memelihara dan mengawasi amalmu secara terus menerus. Akan tetapi tugasku hanyalah menyampaikan dengan jelas, dan aku telah melaksanakannya dan menyampaikan apa yang Allah turunkan kepadaku. Inilah tugasku dan selain itu bukanlah urusanku.
﴾ فَمَنۡ أَبۡصَرَ ﴿ "Maka barangsiapa melihat (kebenaran itu)," maksud-nya dengan ayat-ayat itu tempat-tempat pelajaran dan beramal dengan sesuatu yang ditunjukkannya, ﴾ فَلِنَفۡسِهِۦۖ ﴿ "maka (manfaatnya) bagi dirinya sendiri." Karena Allah adalah Dzat Yang Mahakaya lagi Maha Terpuji. Dan barangsiapa buta, dia ditunjukkan, akan tetapi ia tidak membuka matanya, diperingatkan tetapi tidak mengindah-kan, dijelaskan kebenaran kepadanya akan tetapi dia menolak tun-duk dan mengikutinya, maka mudarat kebutaan itu menimpa dirinya sendiri. Katakanlah wahai Rasul, ﴾ وَمَآ أَنَا۠ ﴿ "Dan aku bukanlah," yakni, Rasulullah ﷺ ﴾ عَلَيۡكُم بِحَفِيظٖ ﴿ "pemelihara(mu)." Maksudnya, memelihara dan mengawasi amalmu secara terus menerus. Akan tetapi tugasku hanyalah menyampaikan dengan jelas, dan aku telah melaksanakannya dan menyampaikan apa yang Allah turunkan kepadaku. Inilah tugasku dan selain itu bukanlah urusanku.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di