Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
An-Naziat : Ayat 9
Tafsir As-Sa'di
"Demi (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras, dan demi (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah-lembut, dan demi (malaikat-malaikat) yang turun dari langit dengan cepat, dan demi (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan kencang, dan demi (malaikat-malaikat) yang mengatur urusan (dunia). (Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama menggoncangkan alam, tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua. Hati manusia pada waktu itu sangat takut, pandangannya tunduk. (Orang-orang kafir) ber-kata, 'Apakah kami benar-benar dikembalikan kepada kehidupan yang semula? Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila telah menjadi tulang belulang yang hancur lumat?' Mereka berkata, 'Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan.' Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah dengan satu kali tiupan saja, maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permuka-an bumi." (An-Nazi'at: 1-14).
(6-9) ﴾ يَوۡمَ تَرۡجُفُ ٱلرَّاجِفَةُ ﴿ "(Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama menggoncangkan alam," itulah datang-nya Hari Kiamat, ﴾ تَتۡبَعُهَا ٱلرَّادِفَةُ ﴿ "tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua," yaitu goncangan lain yang mengiringi dan datang berikut-nya. ﴾ قُلُوبٞ يَوۡمَئِذٖ وَاجِفَةٌ ﴿ "Hati manusia pada waktu itu sangat takut," yakni takut karena dahsyatnya apa yang dilihat dan didengar. ﴾ أَبۡصَٰرُهَا خَٰشِعَةٞ ﴿ "Pandangannya tunduk," yakni hina dina, karena hati mereka telah dikuasai oleh rasa takut, penyesalan, serta kerugian.
(6-9) ﴾ يَوۡمَ تَرۡجُفُ ٱلرَّاجِفَةُ ﴿ "(Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama menggoncangkan alam," itulah datang-nya Hari Kiamat, ﴾ تَتۡبَعُهَا ٱلرَّادِفَةُ ﴿ "tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua," yaitu goncangan lain yang mengiringi dan datang berikut-nya. ﴾ قُلُوبٞ يَوۡمَئِذٖ وَاجِفَةٌ ﴿ "Hati manusia pada waktu itu sangat takut," yakni takut karena dahsyatnya apa yang dilihat dan didengar. ﴾ أَبۡصَٰرُهَا خَٰشِعَةٞ ﴿ "Pandangannya tunduk," yakni hina dina, karena hati mereka telah dikuasai oleh rasa takut, penyesalan, serta kerugian.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di