Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Anfal : Ayat 69
"Tidak patut, bagi seorang Nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi. Kamu menghen-daki harta benda duniawiyah sedangkan Allah menghendaki (pa-hala) akhirat (untukmu). Dan Allah Mahaperkasa lagi Mahabijak-sana. Kalau sekiranya tidak ada ketetapan yang telah terdahulu dari Allah, niscaya kamu ditimpa siksaan yang besar karena te-busan yang kamu ambil. Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Al-Anfal: 67-69).
Tafsir As-Sa'di
(69) ﴾ فَكُلُواْ مِمَّا غَنِمۡتُمۡ حَلَٰلٗا طَيِّبٗاۚ ﴿ "Maka makanlah dari sebagian ram-pasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik." Ini adalah di antara kasih sayang Allah تعالى kepada umat ini, dengan menghalalkan harta rampasan perang yang tidak dihalal-kan kepada umat sebelumnya. ﴾ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۚ ﴿ "Dan bertakwalah kepada Allah", dalam segala urusanmu, dan pegang eratlah ketakwaan ini sebagai bukti syukur terhadap nikmat Allah atasmu. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٞ ﴿ "Sesungguhnya Allah Maha Pengampun." Mengampuni semua dosa bagi yang bertaubat kepadaNya, dan mengampuni seluruh maksiat bagi yang tidak menyekutukanNya dengan sesuatu pun. ﴾ رَّحِيمٞ ﴿ "Lagi Maha Penyayang" kepadamu, di mana Dia menghalalkan harta rampasan perang dan menjadikannya halal lagi baik untukmu.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di